Malam ini langit begitu cerah, sehingga nampak bintang-bintang bertaburan di angkasa. Sejenak tertegun pada Kekuasaan Tuhan yang telah mengatur benda-benda angkasa dengan begitu sempurna.
Kemudian sedikit ku mengingat pelajaran di saat SMP dulu tentang tata surya.
Sungguh Tuhan telah menciptakan alam semesta ini tidak ada yang salah sedikitpun. Keseimbangan alam semesta merupakan salah satu bukti akan kekuasaan-Nya. Misalnya Planet-planet mengitari
Matahari diatur sesuai dengan jalur yang tepat. Sedikit saja planet-planet tersebut melenceng peredarannya, maka yang terjadi adalah benturan dengan planet yang lain.
Proses keseimbangan juga terdapat pada bumi yang kita tempati ini. Semuanya diatur sedemikian rupa sehingga manusia merasa nyaman berada di muka bumi. Sungguh kasih sayang Allah terhadap makhluk-Nya sangat besar. Keteraturan alam yang sempurna dapat dinikmati manusia untuk melangsungkan hidupnya.
Salah satu contoh, di muka bumi terdapat sungai yang berfungsi sebagai sumber kehidupan manusia dan juga sebagai tempat menampung air hujan yang turun. Coba bayangkan jika di bumi tidak ada sungai, dimana air hujan harus ditampung? Sejuta ember pun tak akan mampu menampung. Dan masih banyak lagi contoh keseimbangan alam yang lain yang dapat ditemui di sekitar kita. Mungkin sampean bisa
lihat di blognya mas alamendah yang banyak bercerita tentang kondisi alam saat ini.
Akan tetapi, saat ini manusia dengan tamaknya sudah agak berkurang dalam memperhatikan proses keseimbangan alam ini. Sehingga tidak jarang kita lihat bencana dimana-mana yang sebenarnya akibat ulah tangan manusia itu sendiri. Seperti yang saya contohkan pada keseimbangan tata surya di atas, ketika keseimbangan tersebut terganggu maka akan terjadi hal yang sangat merugikan.
Salah satu contoh yang dapat kita ambil yaitu ketika terjadi banjir yang seringkali melanda di Bumi Indonesia tercinta ini. Tidak heran jika setiap kali hujan deras selalu mendatangkan banjir. Hal ini karena sungai-sungai yang ada sudah tidak sanggup lagi menampung air hujan yang datang terus menerus. Kenapa demikian? Salah satu sebabnya adalah tersumbatnya aliran sungai. Kenapa tersumbat? Salah satunya akibat pembuangan sampah sembarangan, sehingga menumpuk dan membuat sungai menjadi dangkal kemudian air meluap. Dan masih banyak lagi sebab yang lainnya…
Apakah dengan adanya banyak bencana yang bertubi-tubi datang melanda itu karena Tuhan sedang marah? Entahlah.. ini tergantung dari keyakinan kita masing-masing. Tapi saya tetap berkeyakinan bahwa Tuhan adalah Maha Kasih dan Sayang. Segala bencana yang terjadi sebagian adalah akibat ulah manusia sendiri, jadi tidak patut kiranya kita menyalahkan Tuhan.
Memang bencana tidak terjadi begitu saja. Tuhan tidaklah sewenang-wenang memerintahkan Bumi berguncang, laut menerjang dan banjir menyerang. Sebelumnya ada hukum-hukum yang ditetapkan-Nya menyangkut sistem kinerja alam raya.
Boleh jadi, manusia karena kedurhakaannya menjadi penyebab dan korbannya sekaligus. Kita lihat begitu luasnya hutan kita yang gundul akibat ulah tangan-tangan jahil mengadakan pembalakan liar yang mengakibatkan banjir datang. Sama halnya dengan para pemimin yang kurang bertanggung jawab dengan seenaknya mengadakan pembalakan liar memakan uang rakyat yang mengakibatkan kemiskinan semakin meningkat.
Keserasian alam, adalah bukti akan keesaan Tuhan. Maka jangan salahkan Tuhan kalau keserasian tersebut tidak diindahkan. Keserasian disini mengandung banyak sekali elemen-elemen yang terkait. Jika salah satu rusak maka akan berpengaruh pada yang lainnya.
Mudah-mudahan kita sebagai manusia yang bertugas menjadi “Khalifah” di muka bumi ini bisa mengatur bumi dengan sebaik-baiknya sehingga keseimbangan alam dapat terjaga. Hendaknya kita mulai dari diri sendiri untuk melihat lingkungan sekitar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar